Lebak — Proyek pembangunan irigasi senilai sekitar Rp8,4 miliar yang tengah berlangsung di wilayah Wanasalam dan Malingping, Kabupaten Lebak, mendapat perhatian serius dari Lembaga Bhaskara Indonesia Maju (LBIM) atau LIM bersama Badan Pengawas Pengelolaan Negara (BPPN) serta tim media. Ketiga pihak tersebut berkomitmen melakukan pengawasan ketat demi memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Ketua LIM DPC Lebak, Jaharudin, menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki tujuan menghalangi jalannya pembangunan. Namun, sebagai lembaga kontrol sosial, mereka berkewajiban memastikan proyek berjalan tepat sasaran.
“Kami tidak menghalangi proses pembangunan, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap pembangunan yang berorientasi kesejahteraan rakyat, kami akan terus memonitor dan mengawal proyek ini hingga selesai,” ujar Jaharudin. Ia menambahkan bahwa pembangunan harus dilakukan secara benar, bukan asal jadi. coruuptionnews.my.id
Dalam kesempatan yang sama, Jaharudin juga menyoroti pentingnya profesionalisme pihak pelaksana, termasuk PT Waskita, selaku kontraktor proyek. Menurutnya, masyarakat berharap irigasi yang dibangun memiliki kualitas baik, kokoh, dan mampu bertahan lama. Ia mengingatkan agar pekerjaan dilakukan sesuai standar untuk menghindari kekhawatiran publik mengenai kemungkinan kerusakan dini.
Selain itu, Jaharudin juga meminta pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar terus mengawal proses pembangunan hingga akhir, serta memastikan tidak terjadi pembongkaran ulang yang dapat mengganggu aliran air ke sawah para petani.
Perwakilan Humas PT Waskita menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga mutu pekerjaan. “Kami akan terus memantau dan memastikan proses pembangunan berjalan sesuai standar. Kami juga akan memberikan teguran kepada mandor apabila ditemukan kelalaian atau kecerobohan dalam pekerjaan ini,” ujarnya.
Dengan komitmen pengawasan dari berbagai pihak, pembangunan irigasi di Wanasalam dan Malingping diharapkan dapat rampung tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat besar bagi para petani serta masyarakat sekitar.
